Minggu, 19 Desember 2010

tahun baru islam

Pada tahun Hijrah baru sesuai, kita sebagai sebuah introspeksi, taat Muslim diri dengan segala apa yang telah kita lakukan. Dan memilih semua bentuk perbuatan baik agar kita tetap mempertahankan dan meningkatkan pangsa kita tentang perbuatan baik yang kita lakukan. Dan meninggalakan semua perbuatan yang tidak berguna, baik untuk diri kita atau orang di sekitar kita.
Segera kita akan memasuki tahun Hijrah baru, sebaliknya kita akan memasuki bulan suci. Yang berarti kita akan meninggalkan tahun lalu, dan memasuki tahun baru Hijrah, yaitu tahun baru 1425 Hijrah. Apakah tahun Hijrah baru, yang menyambut tahun baru tidak boleh seperti orang non-Muslim merayakan tahun baru miladiyahnya.
Pada tahun Hijrah baru sesuai, kita sebagai sebuah introspeksi, taat Muslim diri dengan segala apa yang telah kita lakukan. Dan memilih semua bentuk perbuatan baik agar kita tetap mempertahankan dan meningkatkan pangsa kita tentang perbuatan baik yang kita lakukan. Dan meninggalakan semua perbuatan yang tidak berguna, baik untuk diri kita atau orang di sekitar kita.
Dalam tahun baru, kita selalu berusaha patuh untu menjadi hamba Allah yang akan perintah, dengan menjalankan jauh dari semua kewajiban dan semua larangan. Dan bukankah Allah SWT telah mengatakan bahwa manusia adalah hamba yang memiliki tugas untuk beribadah. Bahkan jika ditahun-tahun yang lalu kami masih sering melakukan berbagai kekurangan, maka marilah kita mengejar kekurangan yang semangat memperbaiki diri untuk kesempurnaan, baik dalam ibadah, pekerjaan, sosial, dan kreatif.
Dan jika-hari terakhir masih banyak ketidaktaatan yang kita lakukan, maka marilah kita menggantinya dengan semangat ketidaktaatan memprbanyak perbuatan-perbuatan saleh. Kapan kita memperbaiki diri lagi, jika tidak mulai sekarang? Dan Pantaskah kita menundanya? Meskipun kita tidak tahu kapan dunia ini berakhir kehidpan?. Dan juga ingatlah !....... bahwa Allah tidak menciptakan hidup yang kekal di dunia ini, firman-Nya dalam Alqura € ™ sebuah, surat al-anbya 34-35: Artinya: Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi manusia sebelum Anda, Muhammad, maka jika ketika Anda mati, apakah mereka akan kekal? Setiap jiwa akan merasakan mati, kami akan menguji kamu dengan kejahatan dan baik sebagai percobaan. Dan untuk kalian semua, kami kembali. Paragraf di atas sangat jelas memang, bahwa kehidupan di bumi tidak kekal, dan semua menghidupkan pasti akan merasakan kematian.
Jika demikian untuk apalagi kita berlama-lama dalam ketidaktaatan genangan, dan harapan apa yang kita tunggu besok untuk melakukan perbuatan saleh. Dan bukankah kita sudah tahu bahwa pria yang sekarat adalah rahasia Allah SWT saja. Firman al-Qura € ™ yang mengatakan: Itu adalah: â € œTiap dan tiap ras memiliki batas waktu, maka saatnya telah tiba ketika mereka tidak akan mengundurkannya barang satu instan, dan tidak bisa terlalu memajukannyaâ €?. Dengan ayat ini kita dapat mengerti bahwa kehidupan kita akan terus bergandengan tangan berputar searah jarum jam, dan â € œkesempatanâ €? tidak akan pernah menemani searah jarum jam, dan tentu œkesempatan itu ⠀ €? tidak akan pernah ada yang kedua kalinya. Ini berarti umur kita bukannya semakin bertambah, tetapi sebaliknya dari tahun ke tahun kami usia menurun.
Oleh karena itu marilah kita mengisi kehidupan ini kta dengan penekanan pada amal saleh, studi rajin, bekerja dengan ketulusan, dan ibadah dengan berkat-berkat-satunya harapan Allah SWT saja. Sekarang kita masih hidup, tapi siapa yang tahu Beso pagi kami akan mati. Sekarang kita masih bisa menikmati tahun Hijrah baru, tapi siapa yang tahu tahun depan kita akan mati.
Apakah sejarah yang menceritakan tentang anak khotob bin 'Umar, pulang dari sekolah, menghitung patch menempel blusnya usang dan jelek. Dengan kasihan Amir al-umar semua € ™ Minin seperti ayahnya mengirim surat kepada bendahara negara, yang meminta bahwa ia menerima pinjaman uang dengan 4 dirham, dengan jaminan bahwa gajinya dipotong bulan depan. Kemudian bendahara telah mengirimkan surat balasan kepada Umar, isi demikian:? Â € œwahai umar sana Anda harus memastikan bahwa Anda akan hidup sampai bulan depan, Bagaimana jika Anda meninggal sebelum membayar utang Anda? Â €? Membaca surat bendahara, kemudian langsung jatuh menangis umar, dan ia menyarankan anakanya dan berkata: â € œWahai anaku, pergi ke sekolah dengan pakaian usangmu seperti biasa, karena akau meskipun saya tidak mampu untuk memperhatikan satu jam.â €? Memang, tidak ada batasan usia orang yang tahu itu, tetapi hanya Allah SWT saja.
Oleh karna keterbatasan ini, dan karena rahasia Allah semata, maka marilah kita gunakan kesempatan hidup ini dengan meningkatkan semangat amal taqwa kita kepadanya dan menambah ibadah yang lebih besar. Kembali ke masalah introspeksi diri dalam menyambut tahun baru Hijrah, sangat, sangat penting bagi kita untuk melihat dalam cermin diri kita sendiri, menilai dan mempertimbangkan perbuatan-perbuatan yang telah kita lakukan, penilaian dan penimbanagan tidak hanya untuk mengetahui berapa kami tindakan. Tapi itu semua dilakaukan untuk mengendalikan semua bentuk perbuatan amal yang akan kita laukakan dengan pikiran besar, pertimbangan, dan akuntabilitas. Penyebab dan kadang-kadang orang yang tidak pernah mencerminkan dirinya seperti binatang liar yang lolos dari perbudakan, ia akan lari ke atas suara saya dan melompat dengan sekuat tenaga terlepas dari apakah itu akan mebahayakannya kembali. Orang yang demikian akan berbuat sekehendak hatinya, tanpa berpikir dan pertimbangan, yang pada akhirnya ia akan jatuh di tempat yang sama dan meratapi perbuatannya dengan berkali-kali diulang, benar-benar nasib sengsara jika ia jatuh setiap tahun dan jatuh lagi di sama tempat.
Ada satu kata dari para nabi yang berbicara tentang perbuatan tercela, adalah sebagai berikut: Artinya: â € kecelakaan œTanda bahwa ada empat:
1. Tidak ingat dosa yang telah diberikan masa lalu, tetapi dosa-dosa ini disimpan selain Allah.
2. Sebutkan apa-apa tentang semua yang baik yang telah dilakukan tetapi siapa yang tidak tahu apa kebaikan kebaikan itu diterima atau ditolak.
3. Melihat orang-orang yang unggul dalam hal duniawi.
4. Melihat mereka yang lebih rendah dalam hal agama. Allah berfirman, aku berharap dia adalah dia tidak menhendaki diriku, maka saya tinggalkan.â dia €? Ini adalah ungkapan yang sangat disayangkan dan tidak ada bagi manusia yang ditinggalkan nya Kholiq. Tapi Tuhan Yang Maha Esa, semua-bijaksana, sehingga ia tidak ingin hambanya jatuh kehancuran Dalan. Tetapi Allah memberikan petunjuk untuk menjalani bentuk Islam, di mana terdapat ajaran yang mengarah pada kebahagiaan dan keselamatan dunia dan akhirat.
Oleh karena itu, berbahagialah mereka yang memperoleh hidup panjang yang baik dan diisi dengan baik-perbuatan amal dan perbuatan bijaksana. Rasulullah SAW bersabda: Artinya: â € œSebaik-orang yang baik adalah seseorang dari usia dan baik panjang amalannyaâ €? (HR Ahmad) â €? Ini adalah tindakan yang bijak, jika manusia melakukan kesalahan dan kemudian ia menyadari dan menebus kesalahan dengan melakukan perbuatan baik dengan komitmen untuk tidak mengulangi kesalahan itu.
Akhirnya kita dapat menyimpulkan bahwa:
1. Sebagai muslim yamg taat dengan ajaran Tuhan, marilah kita menyambut tahun Hijrah baru dan memperbaiki hal ini dengan melakukan perbuatan baik, perbuatan kita ditahun lalu.
2. Dan biarkan menyambut tahun baru dengan non-Muslim tidak suka miladiyahnya merayakan tahun baru.
3. Manusia hidup semakin berkurang, sehingga seperti orang yang taat dewa, ia harus menjadi kesempatan hidupnya di dunia ini dengan sebaik mungkin. Karna rahasia dewa kematian manusia, dan jam tidak pernah akan berubah arah sudah sepantasnyamanusia itu memperbaiki dirinya sendiri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar